Thursday, April 11, 2013

Serba Serbi Eceng Gondok

Serba Serbi Eceng Gondok - Eceng Gondok begitulah kita sering menyebutnya, tanaman yang termasuk spesies E. crassipes hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Tak jarang kita mengganggap Eceng Gondok sebagai tanaman yang dapat merusak lingkungan karena sifatnya yang suka  tumbuh liar di rawa, danau, sungai, selokan dan genangan air lainnya, gampangnya dimana ada air disitu eceng gondong bisa tumbuh (kecuali air laut).

Eceng gondok memiliki tinggi sekitar 0,4 - 0,8 meter dan uniknya eceng gondok tidak mempunyai batang. Eceng gondok memiliki daun tunggal dengan karesteristik permukaan daun yang licin. Ciri - ciri tanaman eceng gondok yang lain adalah memiliki daun tunggal dan berbentuk oval serta ujung dan pangkalnya yang meruncingdan pangkal tangkai daun menggelembung.




Eceng gondok yang memiliki nama latin atau nama kerennya  Eichhornia crassipes ini dapat beradaptasi dengan perubahan yang ekstrem dari habitatnya seperti perubahan ketinggian air, arus air, dan perubahan ketersediaan nutrien, pH, temperatur dan racun-racun dalam air. Dan istimewanya lagi Eceng Gondok akan tumbuh cepat jika habitanya (air) mengandung nutrien yang tinggi, nitrogen, fosfat dan potasium.

Kenapa Eceng Gondok tidak bisa tumbuh di laut?
Karena air laut mengandung garam yang tinggi sehingga kandungan garam dapat menghambat pertumbuhan eceng gondok (hahaha,,,,, jadi kalau pingin basmi eceng gondok bisa disiram pakai air garam juga dunk,,,,, *plak* T_T)

Sebenarnya ada beberapa cara membasmi gulma satu ini, kalau ogah pakai air garam (it's not good idea, dont TRY at home) bisa mengangkat eceng gondok tersebut secara langsung dari lingkungan perairan, kalau malas angkat-angkat untuk membasmi eceng gondok bisa juga menggunakan herbisida atau hewan-hewan predator seperti ikan grass carp atau ikan koan, karena ikan-ikan ini memakan akar eceng gondok.

Serba-serbi eceng gondok tidak hanya itu saja, pastinya kalian sudah sering dengar kerajinan eceng gondok, nah, dengan memanfaatkan eceng gondok untuk kerajinan tentunya kita akan dapat dua manfaat yaitu membasmi eceng gondok dan menghasilkan uang. Dan satu lagi manfaat eceng gondok, tanaman ini dalam waktu 24 jam mampu menangkap polutan logam berat seperti logam kadmium (Cd), merkuri (Hg), dan nikel (Ni)

Kandungan Senyawa Eceng Gondok
- SiO2
- Calsium (Ca)
- Magnesium (Mg)
- Kalium (K)
- Natrium (Na)
- Chlorida (Cl)
- Cupper (Cu)
- Mangan (Mn)
- Ferum (Fe)
- Sulfate dan fosfat (pada akar)
- Carotin (pada daun)

Banyak orang bilang karena kandungan kimia yang banyak pada eceng gondok, eceng gondok dapat juga dijadikan obat tradisional dan dipercaya dapat menyembuhkan tenggorokan terasa panas, kencing tidak lancar, biduran dan bisul. 


Nah! mau diapakan eceng gondok-nya sekarang?

No comments:

Post a Comment